Samba server bisa digunakan sebagai perantara berbagi sumber daya
antara Linux dengan Microsoft Windows, katanya seh SO laen juga bisa,
tapi yang udah aku coba cuma Linux – Windows. Sharing printer + file
bisa dengan mudah dilakukan dengan tingkat keamanan yang relatip bagus,
soalnya bisa dikasih username + password.
Okeh, Samba Server-nya udah ke-install di linux ku. Sekarang tinggal konfigurasi aja :
Edit file /etc/samba/smb.conf :
workgroup = Donfanie
Hanya melakukan perubahan dari workgroup = MYGROUP menjadi workgroup = arif , itu akan berpengaruh ke nama workgroup yang akan ditampilkan nanti.
[Read-Only]
path = /mnt/folder1
public = yes
writable = no
[Full]
path = /mnt/folder2
public = yes
writable = yes
Tambahkan 2 blok di atas ke dalam file /etc/samba/smb.conf, itu artinya akan ada 2 direktori yang di-share, masing-masing ber-label Read-Only dan Full. Read-Only sebenarnya adalah sebuah link menuju direktori /mnt/coba_share1 yang bersifat read-only (writable = no), dan label Full sendiri merupakan link menuju direktori /mnt/coba_share2 yang bersifat writable (writable = yes).
Seberapa banyak direktori yang mau di-share di jaringan tinggal deklarasiin aja di file /etc/samba/smb.conf. Untuk konfigurasi Samba Server yang laennya seperti share printer, share direktori home dan yang lainnya bisa di-konfigurasiin semuanya di-file tersebut, silahkan otak atik semaunya.
Buat direktori yang akan di-share :
[root@acenux ~]# mkdir /mnt/folder 1
[root@acenux ~]# mkdir /mnt/folder 2
Di point yang pertama, aku deklarasiin akan ada 2 direktori yang akan di-share, so aku musti bikin 2 direktori itu dulu. Sebenernya aku juga sharring direktori home milik user dofa (/home/dofa) tapi karena direktori itu emang sudah ada, yah ga perlu lah aku buat direktorinya
Cek permissions direktori :
[root@acenux ~]# ls -l /mnt/
total 28
drwxr-xr-x 2 dofa dofa 4096 Oct 13 14:21 coba_share1
drwxr-xr-x 2 root root 4096 Oct 13 14:33 coba_share2
drwxr-xr-x 2 root root 4096 Oct 11 12:55 flash-disk
drwxrwxrwx 1 root root 4096 Oct 13 11:41 win-c
drwxrwxrwx 1 root root 12288 Oct 13 11:22 win-d
drwxr-xr-x
Okeh, Samba Server-nya udah ke-install di linux ku. Sekarang tinggal konfigurasi aja :
Edit file /etc/samba/smb.conf :
workgroup = Donfanie
Hanya melakukan perubahan dari workgroup = MYGROUP menjadi workgroup = arif , itu akan berpengaruh ke nama workgroup yang akan ditampilkan nanti.
[Read-Only]
path = /mnt/folder1
public = yes
writable = no
[Full]
path = /mnt/folder2
public = yes
writable = yes
Tambahkan 2 blok di atas ke dalam file /etc/samba/smb.conf, itu artinya akan ada 2 direktori yang di-share, masing-masing ber-label Read-Only dan Full. Read-Only sebenarnya adalah sebuah link menuju direktori /mnt/coba_share1 yang bersifat read-only (writable = no), dan label Full sendiri merupakan link menuju direktori /mnt/coba_share2 yang bersifat writable (writable = yes).
Seberapa banyak direktori yang mau di-share di jaringan tinggal deklarasiin aja di file /etc/samba/smb.conf. Untuk konfigurasi Samba Server yang laennya seperti share printer, share direktori home dan yang lainnya bisa di-konfigurasiin semuanya di-file tersebut, silahkan otak atik semaunya.
Buat direktori yang akan di-share :
[root@acenux ~]# mkdir /mnt/folder 1
[root@acenux ~]# mkdir /mnt/folder 2
Di point yang pertama, aku deklarasiin akan ada 2 direktori yang akan di-share, so aku musti bikin 2 direktori itu dulu. Sebenernya aku juga sharring direktori home milik user dofa (/home/dofa) tapi karena direktori itu emang sudah ada, yah ga perlu lah aku buat direktorinya
Cek permissions direktori :
[root@acenux ~]# ls -l /mnt/
total 28
drwxr-xr-x 2 dofa dofa 4096 Oct 13 14:21 coba_share1
drwxr-xr-x 2 root root 4096 Oct 13 14:33 coba_share2
drwxr-xr-x 2 root root 4096 Oct 11 12:55 flash-disk
drwxrwxrwx 1 root root 4096 Oct 13 11:41 win-c
drwxrwxrwx 1 root root 12288 Oct 13 11:22 win-d
drwxr-xr-x




0 komentar:
Posting Komentar